Cara audit perpustakaan konten dengan benar - empat hal
penting yang harus dicek, dan kenapa spreadsheet tidak bisa terus melakukannya.
4 Dimensi
Performa hanya salah satunya - tiga lainnya adalah tempat nilai sebenarnya tersembunyi
Performa
Tempat kebanyakan alat berhenti
Kesesuaian
ICP + merek
Teknis
Per artikel, dalam konteks
Dan kenapa 'alat audit' biasanya berarti 'laporan lalu lintas'
Audit konten adalah tinjauan sistematis terhadap konten situs web yang ada untuk menilai seberapa baik setiap bagian bekerja dan apakah harus dipertahankan, diperbarui, atau dihapus. Jika dilakukan dengan benar, menghasilkan daftar tindakan prioritas: artikel mana yang harus diperbarui, digabungkan, atau dihentikan - masing-masing dengan alasan.
Kebanyakan alat yang dijual sebagai 'alat audit konten' hanya memeriksa satu hal: performa. Mereka menarik data lalu lintas dan peringkat, mengurutkan yang menurun, dan memberikan spreadsheet. Berguna - tapi performa hanya satu dimensi, dan itu menyembunyikan masalah paling berbahaya. Sebuah artikel bisa lolos audit lalu lintas dengan baik tapi sebenarnya merugikanmu: peringkat bagus untuk pembeli yang salah, bertentangan dengan pesanmu saat ini, atau diam-diam menumpuk utang teknis. Laporan lalu lintas bukan audit konten. Itu hanya seperempatnya.
APA YANG DIPERIKSA AUDIT SEBENARNYA
Audit lengkap menjawab empat pertanyaan tentang setiap halaman, bukan hanya yang pertama. Tiga pertanyaan terakhir adalah sumber temuan yang tidak bisa diberikan alat lalu lintas.
1 - Apakah performanya baik?
Posisi dan tren klik per halaman, deteksi penurunan, keluar dari halaman 1. Dimensi yang selalu diperiksa alat - penting tapi tidak cukup.
2 - Apakah masih sesuai dengan ICP-mu?
Apakah artikel masih relevan dengan siapa kamu sebenarnya menjual sekarang. Halaman bisa berperingkat bagus untuk audiens yang sudah tidak kamu targetkan lagi - dan tidak ada alat lalu lintas yang akan menandainya.
3 - Apakah sesuai dengan merekmu?
Apakah masih terdengar seperti kamu dan mendukung pesanmu saat ini. Bertahun-tahun penulis berbeda dan perubahan posisi membuat perpustakaan konten terdengar dengan berbagai suara.
1 - Inventarisasi perpustakaan.
Daftar setiap URL yang terindeks dengan topik targetnya. Crawling situs atau ekspor CMS plus Search Console memberi kamu data lengkap - kamu tidak bisa mengaudit yang belum tercatat.
2 - Ambil data performa per halaman.
Ekspor data GSC 16 bulan: klik, tayangan, posisi per URL. Tandai penurunan berkelanjutan dan catat yang turun ke atau keluar dari halaman 1.
3 - Nilai kesesuaian dan kualitas.
Ini bagian manual yang penuh penilaian dan sering dilewati audit lain: baca setiap halaman yang ditandai sesuai ICP dan merekmu saat ini, dan catat bagian yang sudah usang. Di sinilah audit manual mulai sulit diperbesar.
4 - Periksa lapisan teknis.
Per halaman: kualitas judul dan meta, struktur heading, tautan internal masuk dan keluar, schema. Cocokkan dengan kueri yang benar-benar diperingkat halaman.
5 - Klasifikasikan dan prioritaskan.
Kelompokkan setiap halaman ke dalam simpan, perbarui, gabungkan, atau hentikan - diurutkan berdasarkan peluang, masing-masing dengan alasan. Hasilnya adalah daftar keputusan, bukan tumpukan data.
6 - Jalankan ulang.
Audit adalah snapshot; perpustakaan terus berubah. Audit sekali jalan akan usang dalam tiga bulan - itulah alasan struktural mengapa banyak audit hanya dilakukan sekali dan tidak lagi.
Spreadsheet yang kamu buat kuartal ini menggambarkan kuartal sebelumnya untuk kuartal berikutnya.
Alat audit berkelanjutan
Spreadsheet / audit sekali jalan
Pertanyaan yang sering dicari orang.
Pesan demo 30 menit—hubungkan GSC dan lihat audit empat dimensi nyata dari kontenmu: apa yang disimpan, diperbarui, atau dihapus, lengkap dengan alasan per halaman.
✓ 30 Menit ✓ Perpustakaan asli kamu ✓ Daftar keputusan, bukan tumpukan data